Lewati ke konten utama

Kelola Menu & Stok Produk

Pemilik tenant dapat mendaftarkan menu makanan, minuman, atau barang titipan (konsinyasi) yang dijual di lapak mereka. Produk yang terdaftar di sini akan langsung bisa di-scan atau dipilih oleh kasir POS koperasi saat melayani pembeli.


Daftar Produk Tenant

  1. Buka menu Kelola Produk di dashboard tenant.
  2. Halaman menampilkan seluruh produk yang aktif/nonaktif di lapak Anda, lengkap dengan harga, stok (jika dibatasi), dan status tampil di POS.

Daftar Menu Produk Tenant


Menambahkan Produk Baru

  1. Klik tombol Tambah Produk.
  2. Isi informasi produk:
FieldKeterangan
Nama ProdukNama menu/barang (contoh: Nasi Goreng Ayam)
Harga JualHarga satuan yang akan tertera di struk kasir (contoh: Rp 15.000)
KategoriMakanan / Minuman / Snack / Lainnya
StokIsi jika dibatasi (sistem akan blokir penjualan saat stok habis). Biarkan kosong jika tidak dibatasi
StatusAktif = muncul di POS kasir / Nonaktif = disembunyikan sementara

Form Tambah Produk Tenant

  1. Klik Simpan. Produk baru Anda langsung terdaftar di database koperasi dan muncul di layar kasir POS dalam hitungan detik.

Mengubah Harga Produk

  1. Dari daftar produk, klik ikon ✏️ Edit pada produk yang ingin diubah.
  2. Perbarui Harga Jual.
  3. Klik Simpan.

:::warning Harga Berlaku Segera Perubahan harga berlaku langsung di kasir POS. Pastikan perubahan harga sudah dikomunikasikan ke kasir untuk menghindari kebingungan saat transaksi sedang berlangsung. :::


Menonaktifkan Produk Sementara

Jika stok bahan habis atau menu sedang tidak tersedia hari ini:

  1. Klik toggle Aktif/Nonaktif pada produk yang ingin disembunyikan.
  2. Produk tersebut langsung menghilang dari layar kasir POS tanpa harus dihapus permanen.
  3. Aktifkan kembali kapan pun produk tersebut tersedia lagi.

Menghapus Produk

  1. Klik ikon 🗑️ Hapus pada produk.
  2. Konfirmasi penghapusan.

:::note Produk yang Sudah Terjual Produk yang pernah masuk ke riwayat transaksi tidak benar-benar dihapus dari database (hanya diarsipkan) untuk menjaga integritas laporan penjualan historis. :::